AMONG ROGO

AMONG ROGO
Kakek Affandi

Selasa, 06 Desember 2011

Pencerah Hati

Pencerah Hati
Meskipun sangat menarik sebagai hiburan, kisah-kisah Sufi tidak pernah sekedar dianggap sama dengan fabel, legenda atau folklore. Kisah-kisah ini memiliki wit (ketangkasan pikiran), susunan, dan daya pikat yang sebanding dengan cerita terbaik kebudayan manapun; namun fungsinya sebagai cerita-nasehat Sufi hanya sedikit sekali dikenal dalam dunia modern sehingga tidak ada istilah teknis maupun populer untuk kisah-kisah semacam ini.
Selagi Anda membaca dan mencoba memahami cerita-cerita yang diungkapkan dalam bahasa samar Sang Guru ini, Anda mungkin secara tidak sengaja akan bertemu dengan ajaran hening yang tersembunyi didalamnya. Inilah makna kebijaksanan yang dimaksud, yakni bahwa Anda diubah tanpa usaha untuk berubah sedikit pun, dan ditransformasikan - percaya atau tidak - hanya dengan menyadari kenyatan yang tidak berupa kata-kata.
Jika Anda cukup beruntung dan disadarkan, Anda akan tahu mengapa bahasa yang paling indah adalah bahasa yang tak terucapkan, dan mengapa perubahan yang paling baik adalah perubahan yang tidak disadari.

http://media.isnet.org/sufi/


Jalan Sufi


Jalan Sufi
Reportase Dunia Ma'rifat

Idries Shah
Menjadi seorang Sufi adalah menanggalkan
gagasan-gagasan tetap dan prasangka; dan
tidak berupaya menghindar dari takdirmu
.
(Abu Said ibnu Abi al-Khair


Janganlah melihat bentuk luarku,
Tapi ambillah apa yang ada dalam tanganku
.
(Jalaluddin ar-Rumi)

http://media.isnet.org/sufi/Idries/Jalan/index.html


Jumat, 19 Agustus 2011

Loyo di Rumah, Greng di Luar

Ada lo, suami yang loyo di hadapan istri tetapi bisa mengalami ereksi kala melihat perempuan lain. Apa sebab dan bagaimana mengatasinya?

Bisa dipastikan, penyebabnya adalah masalah psikis. Soalnya, bila ketakberdayaan itu disebabkan gangguan penyakit, maka di mana pun si pria berada pasti tak akan mampu mengalami ereksi.

Tentu relasi suami-istri akan berjalan tak sehat bila pada saat dibutuhkan, suami tak mampu memenuhi hasrat sang istri, padahal sebetulnya mampu secara fisik. Karena itulah harus dicari apa masalah psikologis yang melatarbelakanginya.

Juga, dibutuhkan kebesaran jiwa istri untuk membuat suami kembali perkasa di rumah. Tetapi tentu saja hal ini juga harus dibarengi dengan niatan suami untuk memperbaiki kembali kehidupan seksual mereka yang terganggu. Bukankah tujuannya agar kehidupan perkawinan dapat berjalan langgeng?

Bagaimanapun, masalah seksual menempati urutan yang penting dalam membina hubungan suami istri. Bila perlu, mintalah bantuan pihak ketiga yang netral semisal konselor perkawinan guna mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

RAGAM PENYEBAB

* Istri dominan

Istri merasa lebih tinggi posisinya dibandingkan suami dari segi pendidikan dan sosial ekonomi, sehingga secara tak langsung peran kepala keluarga dan kendali rumah tangga dipegang oleh istri. Situasi ini lambat laun membuat suami kehilangan peran sebagai kepala keluarga, yang tentunya berimbas pada harga diri yang terancam. Ketika penghargaan terhadap suami sudah hilang, kemungkinan suami akan mencoba mencari perempuan lain yang dapat memenuhi kebutuhan dirinya, yaitu kebutuhan untuk dihargai.

* Tuntutan istri terlalu tinggi

Istri mengharapkan suami agar bersikap sempurna atau sesuai seperti yang diinginkan istri. Akibatnya, istri cenderung menyalahkan apa pun yang diperbuat suami ketimbang menghargai sikap suami. Contoh, ketika suami tak mampu membelikan rumah seperti yang dipunyai kolega suami, istri lalu menyalahkan suami yang kurang pintar berkasak-kusuk meraih jabatan. Istri pun menyalahkan suami karena kehidupan secara materi kalah jauh bila dibandingkan dengan kolega-kolega suami.

* Beda pandang tentang hubungan seks

Ada perbedaan pandang tentang hubungan seksual antara suami istri yang biasanya dilatarbelakangi perbedaan kultur. Umpama, suami menginginkan istri mencoba beberapa gaya bercinta karena ia menganggap gaya bercinta istri terlalu monoton. Tetapi istri menolaknya karena ia datang dari keluarga yang memiliki pandangan bahwa tabu untuk melakukan hal yang "aneh-aneh" dalam berhubungan seks. Akhirnya, inilah yang memicu suami untuk mencari hal-hal yang berbeda di luar rumah.

* Penampilan istri lusuh

Suami menginginkan istrinya selalu tampil cantik dan wangi di rumah. Tetapi keinginan itu ditanggapi dengan dingin oleh istri karena di rumah memang nyaman kalau mengenakan daster saja. Tak heran bila kemudian suami mulai melirik perempuan lain yang berpenampilan lebih menarik.

* Istri sering menolak berhubungan

Suami sering ditolak ketika mengajak istri bercinta dengan alasan yang dicari-cari, semisal capek atau enggak mood. Penolakan yang terus-menerus merupakan langkah awal seorang suami untuk mulai mencari perempuan lain guna menyalurkan energi seksualnya.

* Istri melecehkan kemampuan seks suami

Istri sering berkata yang menyinggung harga diri kejantanan suami, yang umumnya muncul ketika suami istri selesai berhubungan intim, bila istri tak merasa puas, maka ia berkata hal-hal yang bersifat melecehkan ketakmampuan suami memuaskannya.

* Mid-life crisis atau krisis paruh baya pada pria

Di usia paruh baya ini pria sering meragukan kemampuan seksualnya. Nah, untuk membuktikan dirinya masih tangguh, pria senang mencoba hal-hal yang mengasyikkan di luar rumah, termasuk berselingkuh.

AGAR SUAMI KEMBALI PERKASA DI RUMAH

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh suami dan istri:
  • Lakukan komunikasi secara terbuka dengan mengeksplorasi keinginan masing-masing ketika melakukan hubungan seksual. Suami istri dapat saling menginformasikan daerah mana saja yang bisa menjadi G spot. Melalui pengenalan pasangan secara mendalam, diharapkan baik istri maupun suami mendapatkan kepuasan seperti yang diharapkan.
  • Harus bersedia melakukan introspeksi dan mendiskusikan apa yang kurang dan yang mesti ditingkatan dalam kehidupan seksual untuk kepuasan berdua.
  • Mencari hal-hal yang berbeda dari biasanya untuk menghindari rasa jenuh, misalnya mencoba gaya-gaya bercinta baru yang disepakati kedua belah pihak, menciptakan suasana kamar tidur yang berbeda atau mencari tempat-tempat romantis di luar rumah.
  • Sekali waktu, tak ada salahnya istri bersikap proaktif dengan mampu bersikap berani untuk mengajak suami berhubungan intim. Pada harga diri pria, dampaknya luar biasa lo, karena mereka jadi merasa dibutuhkan.
  • Minta saran dari orang yang tepat semisal konselor perkawinan untuk membantu mencarikan jalan keluar yang dapat menyenangkan semua pihak. Tak dapat dipungkiri, bila suami melakukan penyelewengan, istri umumnya sulit memaafkan dan menerima kembali kehadiran suami. Perceraian memang bisa menjadi jalan keluar, tapi setidaknya kedua belah pihak telah membicarakan hal ini dengan kepala dingin. Bisa saja toh, yang terjadi malah sebaliknya. Bukan perceraian, tapi suami kembali perkasa di rumah. Tentu hal ini lebih positif, bukan?

PEREMPUAN JUGA BISA LOYO DI RUMAH

Mencoba rumput tetangga yang lebih hijau kerap identik dengan perselingkuhan, tak hanya dilakukan oleh pria. Perempuan pun bisa merasa loyo di rumah, tapi excited ketika melakukan kemesraan di luar rumah dengan pria lain. Seperti halnya bila terjadi pada pria, bila istri sedang "melenceng" ke luar, tentu suaminya yang punya tugas menarik cintanya kembali.

Pertama, tentu si pihak yang menyeleweng harus sadar bahwa kepentingan rumah tangga di atas segalanya. Selanjutnya suami istri harus berusaha membangkitkan kembali api cinta yang mulai padam dengan berbagai cara. Jangan begitu ada masalah, terus berpikir, ya sudah cerai saja karena pasangan sudah lebih asyik di luar. Tidak seperti itu. Justru keberhasilan dalam mempertahankan perkawinan akan menjadi reward buat suami-istri. Nah, perkawinan yang langgeng merupakan hasil usaha berdua menjadi tim yang solid ketika menghadapi badai perkawinan semisal salah satu mulai "berkibar" di luar tapi loyo di rumah.

Penulis : Santi Hartono./Narasumber Ahli: Widiawati Bayu, Psi., konselor perkawinan dari Psychological Practice/Kompas

sumber :
http://on69.blogspot.com/2008/09/loyo-di-rumah-greng-di-luar.html

Minggu, 31 Juli 2011

Meditasi dan Yoga

Meditasi Matahari I Kundalini
http://www.tejasurya.com/

Olah Meditasi - Teja Surya
http://www.tejasurya.com/artikel-anggota/86-gungahtha/239-olah-meditasi.html


Kamis, 21 Juli 2011

Amanah-Mu

Jika bukan karena amanah yang Kau berikan padaku
Tentulah aku telah kau panggil menghadap
Engkau titahkan aku di bumiMu ini
Tentulah ada maksudMu, KehendakMu yang mesti kujalani

Ketika aku kan menghadapMu
Kuserahkan segala TitipanMu
Kutunaikan semua tanggungjawabku
Tuntas sudah perjanjianku denganMu

Sebelum waktu itu tiba
Mudahkanlah jalanku tuk menjalani hidupku dan penghidupanku
Tuntunlah aku di jalan lurusmu
Kumpulkanlah aku dengan orang-orang yang Engkau Kasihi dan Sayangi

Sebelum waktu itu tiba
Cukupkanlah bagiku dengan pertolongan dariMu
Cukupkanlah bagiku dengan segala anugrahmu
Cukupkanlah bagiku dengan apa yang kau bagikan untukku

Sebelum waktu itu tiba
lapangkanlah hatiku mudahkanlah bicaraku
Mudahkanlah urusanku dalam menjalani amanahMu
Cukupkanlah bagiku dan keluargaku dengan RidhoMu.

Amien

Selasa, 19 Juli 2011

Mengenali suara Hati

Kehendak Tuhan
Dituliskan dalam hati nurani setiap TitahNya
Yang tersembunyi dalam kelembutan jiwa
Yang hanya dikenali oleh yang sering berolah rasa

Manusia hidup di dunia
memiliki salah dah khilaf adalah wajar
Namun sudah menjadi kewajibannya
untuk berusa semakin baik dan semakin sempurna

Mengenal diri sendiri
Merupakan suatu anugrah yang perlu untuk diraih
Agar tergali potensi yang Maha Dasyat dalam mewujudkan
Kekayaan dan keberlimpahan materi

Dengan mengikuti teladan dari orang yang sudah berpengalaman
Dengan belajar dari orang yang berbuat salah dan benar
Kita berusaha melangkahkan kaki dijalan yang Lurus dan benar

Senin, 18 Juli 2011

Daftar Bacaan

  1. Olah Raga
  2. Olah Batin
  3. Manajemen
  4. Pemasaran
  5. Agama Islam
  6. Psikologi
  7. Pengembangan Pribadi
  8. Salesmanship
  9. Wanita
  10. Keluarga Sakinah
  11. Akhlak Mulia
  12. Teladan

Minggu, 27 Maret 2011

Ibu & Ayah

Ketika aku masih kecil
Engkau sering kuikuti
Kemana engkau pergi
Aku ikut bersamamu

Ketika aku berangkat tidur
Seringkali aku minta engkau menemaniku
Memijit kakiku yang terasa pegal-pegal
Mendongenkan aku cerita teladan hidup

Ketika aku mulai sekolah
Engkau sering membimbingku
dalam mengerjakan tugas
Engkau memotivasi dan mengarahkanku



Minggu, 20 Februari 2011

AMONG ROGO

Manusia adalah makhluk
yang memiliki badan jasmani dan rohani.
Badan Jasmani adalah badan kasar
yang membuat wujud manusia nyata.
Nyata sebagai manusia biasa
yang bisa merasa,

Yang dirasakan badan Jasmani yang sehat,
adalah rasa yang nikmat.
Rasa yang seringkali tidak disadari
dan bahkan seringkali tidak pernah disyukuri.

Ketika rasa sakit,
Rasa tidak enak dan tidak seperti biasanya datang,
barulah orang bingung mencari obat
dan penyembuhan untuk kembali normal.

Bila kita mau menjaga kesehatan kita,
Dengan menjaga makanan yang kita masukkan,
Dengan menjaga minuman yang kita minum,
Dengan menjaga kelenturan otot-otot dengan berolah-raga,
Dengan istirahat yang cukup dan pola hidup yang seimbang yaitu:
Dengan menjauhi kegiatan dan pikiran yang merugikan badan,

Maka kesehatan dan raga kita akan tetap terjaga dan rohani yang bersemayam di dalamnya akan kerasan dan bahagia.

Seiring berjalannya waktu, Usia bertambah tua
Masa hidup kita yang tersisa semakin sempit
Kekuatan dan daya tahan raga kita semakin menurun.
Bila pola hidup yang kita jalankan udah baik,
maka sikap mental rohani kita
Perlu untuk menopang kerapuhan jasmani
yang menjadi tanda bahwa Sang Pemilik kan mengambil milikNya.

Sikap mental rohani yang perlu kita persiapkan adalah
menyadari bahwa kita hidup di dunia ini
adalah atas kehendakNya dan akan kembali kepadaNya jua.
Maka iklhaslah menerima apapun yang menjadi keputusanNya.